PPOTODA-Pemerintah Kabupaten Madiun Gelar Coaching Clinic Perencanaan Pembangunan, Inovasi hingga Regulasi Daerah

Coaching Clinic Perencanaan Pembangunan, Inovasi hingga Regulasi Daerah

Coaching Clinic Perencanaan Pembangunan, Inovasi hingga Regulasi Daerah

PPotoda.org – Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun bersama dengan Pusat Pengembangan Otonomi Daerah (PPOTODA) menggelar kegiatan Coaching Clinic. Bertajuk “Bedah Perencanaan Pembangunan, Daya Dukung Inovasi, dan Regulasi di Daerah” acara tersebut berlangsung di Ruang Eka Kapti, Jalan Alun-alun Utara, Kecamatan, Mejayan, Kamis, (10/02/2022).

Pada acara ini PPOTODA bersama-sama dengan dua Lembaga lainnya, yaitu Lembaga Pengembangan Hukum Pemerintahan (LPHP) dan Satu Kanal Riset dan Pengembangan (SRP) dan bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Madiun.

Ria Casmi Arrsa selaku Ketua Pusat Pengembangan Otonomi Daerah (PPOTODA), mengatakan bahwa agenda ini sebagai bentuk respon dari persiapan perencanaan daerah dalam menghadapi masa akhir periode jabatan Bupati Madiun pada tahun 2023. Menurut Arrsa, Pemda Madiun perlu untuk segera melakukan penataan sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 640/16/SJ tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Pasca Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020.

Perencanaan pada Pemda yang kepala daerahnya akan segera habis masa jabatannya perlu untuk segera melakukan langkah taktis dan responsif sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri melalui Surat Edaran No. 640/16/SJ.

Hal tersebut juga perlu didukung oleh peningkatan inovasi di daerah serta penataan produk hukum daerah khususnya dengan adanya UU Cipta Kerja dan berbagai regulasi pelaksanaannya serta undang-undang sektoral lainnya,” jelas Arsya, Kamis (10/02/2022)

Sementara, Sekretaris Bappeda Kabupaten Madiun, Puji Satriyo, menambahkan kegiatan ini menurutnya sangat tepat karena dengan forum ini pihaknya dapat lebih memahami berbagai dinamika kebijakan yang ada di tingkat pusat.

Dengan pemahaman yang diberikan Pemda dapat bersiap dalam menyelenggarakan pemerintahan dengan berbasis perencanaan, daya dukung inovasi, dan regulasi,” tukasnya.  Untuk diketahui, dalam acara ini juga dilakukan sesi diskusi bersama dengan kurang lebih 30 (tiga puluh) Organisasi Pemerintah Daerah membahas berbagai isu dan permasalahan yang dihadapi serta solusi yang dapat diambil oleh Pemerintah Kabupaten Madiun, didampingi oleh tim dari PPOTODA, LPHP, dan Satukanal Riset Pengembangan (SRP).

Kegiatan ini merupakan bentuk Implementasi MoU antara Universitas Brawijaya dengan Pemerintah Kabupaten Madiun di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kedepan kami berharap bisa melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab akademik Perguruan Tinggi untuk merespon akselerasi pembangunan di Kabupaten Madiun.

(Sumber berita https://www.satukanal.com/digandeng-pemkab-madiun-ppotoda-gelar-coaching-clinic-perencanaan-pembangunan-hingga-regulasi-daerah/)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.