Serap Aspirasi Jelang Debat Bakal Cawali Kota Malang 2013

Jelang Debat Bakal Cawali Kota Malang 2013

Penyelenggaraan Debat Kandidat Bakal Calon Walikota Malang Periode 2013-2018 yang di gelar pada hari sabtu 9 Februari 2012 bertempat di Gedung Widyaloka Convention Hall Universitas Brawijaya berjalan sangat seru di tengah antusiasme masyarakat untuk memotret secara akurat dan komprehensif visi-misi dan program kerja bakal calon Walikota Malang.

Sejalan dengan hal tersebut tim perumus Debat PP OTODA menyerap aspirasi masyarakat melalui diskusi terbatas yang berpusat di ruang pertemuan PP OTODA Gedung Munir Lantai II Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Adapun unsur masyarakat yang hadir untuk menyalurkan aspirasi antara lain terdiri dari Akademisi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang, Ikatan Pedagang Wisata Belanja Tugu (IPWBT), Paguyuban Pasar Tradisional Se-Malang Raya, Forkom Pascasarjana FH-UB, Pattiro Malang, Jawa Pos Institue of Pro Otonomi (JPIP), Formatera FH-UB, PPHG FH-UB, Rumah Baca Cerdas (RBC), Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama. Dalam kesempatan tersebut muncul berbagai isu strategis terkait dengan pembangunan Kota Malang dalam masa 5 Tahun mendatang.

Diantara berbagai isu yang muncul antara lain terkait dengan dinamika kerukunan antar umat beragama sebagaimana diutarakan oleh Ketua FKUB bahwa apakah yang menjadi dasar para kandidat untuk mencalonkan diri karena dalam ajaran Islam siapa yang mengejar jabatan maka semakin dekat sesorang dengan jalan kemunafikan. Demikian halnya diutarakan oleh Badri dari Pasar Blimbing bahwa pertumbuhan ritail-ritail modern dan Mall di Kota Malang dengan sendirinya akan mematikan pasar tradisional padahal visi ekonomi kerakyatan adalah dalam rangka meningkatkan harkat dan derajat kesejahteraan bagi wong cilik.

Demikian halnya persoalan lingkungan, tata ruang dan pelayanan publik, gender juga muncul dengan berbagai contoh studi kasus yang lainnya. Hasil rumusan dalam diskusi terbatas ini akan disampaikan pada forum Dewan Panelis.

Adapun dewan panelis dalam debat ini adalah para akademisi kampus dari berbagai bidang dan berhak mengajukan pertanyaan dan melakukan penilaian terhadap jawaban masing-masing peserta debat sehingga bisa menggambarkan kesiapan para bakal calon kandidat walikota tentang berbagai problematika yang dihadapi oleh Kota Malang. Penilain dari dewan panelis akan dikumpulkan menjadi suatu naskah sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara akademis.

Dewan panelis tersebut terdiri dari pakar di bidang Transportasi, Tata ruang wilayah, Lingkungan, Pemberdayaan Masyarakat, Pelayanan Publik, Psikologi, Kesehatan, Pendidikan, Wisata, Bisnis dan investasi, infrastruktur. Debat ini akan diikuti oleh 15 orang bakal calon kandidat yang sudah ditentukan oleh Radar Malang melalui polling dan akan dinilai oleh para akademisi sehingga hasil dari debat ini dapat benar-benar dipertangungjawabkan secara akademis dan tidak mempengaruhi tahapan dan proses calon yang bersangkutan dalam mekanisme pemilihan kepala daerah yang akan datang.

Debat bakal calon kandidat walikota Malang ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Februari 2013 bertempat di Gedung Widyaloka Convention Hall Universitas Brawijaya Malang Waktu pukul 08.00-14.00.

Acara debat bakal calon kandidat ini kerjasama antara Jawa Pos Radar Malang dengan Pusat Pengembangan Otonomi Daerah Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang. Sekretariat panitia:

Kantor Radar Malang, jl. Arjuno 23 Malang
Cp : Yossi  08125259635

PP Otoda Universitas Brawijaya, Jl. MT. Haryono No 169 Kode Pos 65145 Gedung Munir Lantai II FH-UB No Telp: (0341) 8170910, No Fax (0341) 412577, email:ppotoda@gmail.com, website: http://www.ppotoda.org.

Cp :

Ibnu Sam Widodo – 081233222404
Bahrul Ulum Annafi – 085646446762

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *