SIMNAS “Satu Dasawarsa Otoda”

PPOTODA selenggarakan Simposium Nasional “Satu Dasawarsa Otonomi Daerah”

Simposium Nasional bertajuk “Satu Dasawarsa Otonomi Daerah” diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Otonomi Daerah Fakultas Hukum Universitas Brawijaya pada hari rabu dan kamis, 1-2 Desember 2010. Acara ini akan dimulai pk. 08.00 – 16.00 bertempat di Ruang Auditorium Lt. 6 Gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang.

Acara yang sekaligus bagian dari Dies Natalis ke-48 Universitas Brawijaya ini diikuti oleh berbagai universitas se-Indonesia, diantaranya Universitas Udayana Bali, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Universitas Parahyangan Bandung, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten, Universitas Syah Kuala Aceh, Universitas Indonesia Depok, Universitas Muhammaddiyah Yogyakarta, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Negeri Sebelas Maret Solo, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, STIE Palembang, staf sekretariat DPD RI, staf Sekretariat MPR RI, perwakilan Partai politik, Lembaga Swadaya Masyarakat dan diikuti beberapa anggota DPRD dan pemerintah daerah di Indonesia.

Dalam Simposium Nasional ini menghadirkan para pembicara, diantaranya Drs. Hajriyanto Y. Thohari, MA (Wakil Ketua MPR RI), Prof. Dr. Abdul Mukhtie Fadjar, SH, MS (Mantan Wakil Ketua MK dan sekaligus Dewan Pakar PPOTODA), dan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, MSc (Sekretariat Jendral DPD RI). Drs. Rasiyo M.Si (Sekda Propinsi Jawa Timur), Drs. Rendra Kresna M.M (Bupati Kabupaten Malang) dan Drewan Pakar PPOTODA DR. Ibnu Tricahyo

Dalam acara ini juga akan dikupas berbagai aspek tentang pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia selama 10 tahun terakhir. Berbagai aspek yang terkait diantaranya aspek Kewenangan pusat dan daerah; Penataan dan pembaharuan pemilukada; Perimbangan dan pengelolaan keuangan daerah; Penanaman modal, pengelolaan BUMD dan Pengembangan UKM; Pemanfaatan dan pengelolaan SDA; Pelayanan Publik Sektoral; Good Governance; Tata kelola dan hubungan pemerintahan desa dan pemerintah daerah; Otonomi khusus; dan Penguatan fungsi legislasi DPRD.

Dengan adanya Simposium Nasional “Satu Dasawarsa Otonomi Daerah” ini diharapkan dapat melakukan evaluasi konstruktif terhadap pelaksanaan otonomi daerah sejak tahun 2001 – 2010 sebagai kajian akademik. Kegiatan ini sejalan dengan PPOTODA sedang berkonsentrasi melakukan kajian dan mendorong perubahan Undang-undang 32 Tahun 2004 dalam 4 produk peraturan perundang-undangan yakni : pertama UU Tentang pemerintahan daerah, kedua UU tentang Desa, Ketiga Undang-undang tentang Otonomi Khusus YogyaKarta keempat UU tentang pemilihan kepala daerah yang terintegrasi dalam UU Paket politik, Mestinya undang-undang pemilukada dapat dijadikan satu dengan UU Pemilu. Untuk itulah dukungan dari berbagai pihak untuk menambah sumbangsih pemikiran sangat di perlukan.

Selain itu menghimpun pemikiran-pemikiran yang inovatif, konstruktif, dan kreatif dalam pelaksanaan otonomi daerah hingga pada akhirnya dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan otonomi daerah agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lebih baik di masa datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *