Raih Akreditasi KPU, PP OTODA Gelar Diklat 1000 Relawan Pemantau Pilkada Kota Malang Tahun 2013

Raih Akreditasi KPU

Pasca meraih akreditasi KPU dengan Nomor Akreditasi 43/KPU.KOTA/014.329991/I/2013 Sebagai tindak lanjut maka Pada hari Sabtu Tanggal 18 Mei 2013 bertempat pada Lt 2 Gedung B Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, PP OTODA mengadakan Pelatihan 1000 Relawan Pemantau Pemilukada Kota Malang.

Diadakannya pelatihan terhadap para relawan pemantau tersebut Menindak lanjuti rangkaian kegiatan “Rakyat Memanggil 1000 Relawan Pemantau Pemilukada Kota Malang” dalam menyambut pesta demokrasi Pemilukada Kota Malang 2013-2018. Pelatihan 1000 Relawan Pemantau Pemilukada tersebut dimaksudkan untuk memberi pengetahuan mengenai kejahatan-kejahatan yang sering terjadi, seperti:

1. Penggunaan Fasilitas Negara Kegiatan tersebut masih rentan penggunaan fasilitas milik negara untuk kegiatan politik di luar tugas kenegaraan. Hal ini tentu menyebabkan kerugian negara yang tidak sedikit jumlahnya. Hal ini telah didukung dengan adanya dugaan Potensi Kerugian Keuangan Daerah.

Raih Akreditasi KPU

2. Money Politic Hal ini tentu merupakan menu standart yang kemungkinan besar telah terjadi di setiap pesta demokrasi di Indonesia. Menu ini biasanya disajikan dalam bentuk “serangan fajar” yang merupakan salah satu kejahatan demokrasi yang paling sering dilakukan.

3. Penggelembungan Suara yang masuk saat pencoblosan,

4. Tindakan Intimidasi untuk memilih salah satu calon walikota.

5. Penggunaan Dana Hibah dan Bantuan Sosial untuk Kepentingan Politik.

Raih Akreditasi KPU

Adanya kejahatan-kejahatan demokrasi tersebut menjadi isu penting dalam pemantauan yang akan dilakukan dalam pesta demokrasi Kota Malang pada tanggal 23 Mei 2013, sehingga materi yang diberikan terdiri dari 4 Materi Penting dalam mempersiapkan pemantauan pada hari pesta demokrasi pada tanggal 23 Mei 2013.

Dengan pemateri:

Panwas : Bpk. Ashari Husen, S.Sos., M.Si
Dengan materi mengenai “Pola-Pola Pelanggaran dalam Pilwali”
Peserta pelatihan diberikan pengetahuan akan kejahatan-kejahatan dan pelanggaran apa saja yang diindikasikan terjadi dilapangan saat proses jalannya Pilwali.

Polresta Malang : Bpk. Samsul, SH., MH.
Dengan materi mengenai “Mekanisme pengamanan dalam Pilwali”
Pada sesi ini materi yang diberikan kepada peserta akan dibekali wawasan akan teknik perngamanan terkait surat suara pilwali oleh pemantau dan pihak keamanan (Polisi).

Klinik Hukum PP OTODA: Bpk. Syahrul Sajidin
Dengan materi mengenai “Pola-Pola Pelanggaran dalam Pilwali”
Peserta pelatihan diberikan pengetahuan akan kejahatan-kejahatan dan pelanggaran apa saja yang diindikasikan terjadi dilapangan saat proses jalannya Pilwali.

Koordinator Relawan Bpk. Ladito Risang
Memberikan materi mengenai “Teknik Pengisian Form Pemantauan dan Metode Quickcount”
Pada sesi ini seluruh peserta pelatihan dibekali teknik-teknik pengisian berita acara saat pilwali berlangsung dan bagaimana melakukan penghitungan cepat guna mengetahui hasil pilwali yang sedang berlangsung.

Raih Akreditasi KPU

Adanya 4 Materi muatan yang disampaikan oleh para pemateri tersebut menindak lanjuti kejahatan demokrasi yang telah sering terjadi di pesta demokrasi Pemilukada terutama dalam mempersiapkan pesta demokrasi Kota Malang  pada tanggal 23 Mei 2013 sehingga tercipta Pemilukada Kota Malang. Kedepan Pemantauan akan dilaksanakan terhadap penyelenggaraan Pilkada Jawa Timur, Pemilihan Legislatif dan Pemilu Presiden Pada Tahun 2014.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *