PP OTODA – LIPI Bahas Konflik Perkebunan Jawa Timur

Perkebunan Jawa Timur

Bertempat di Munir Meeting Room Lantai II PP OTODA Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang diselenggarakan FGD membahas perkembangan konflik perkebunanyang terjadi di Jawa Timur. Dalam paparan singkatnya Dr. R. Siti Zuhro selaku peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyampaikan bahwa Jawa Timur menduduki peringkat ke-3 dalam hal kasus-kasus perkebunan maupun pertanahan yang sedemikian kompleks dengan melibatkan berbagai aktor baik Pemerintah daerah, Perusahaan Perkebunan, Masyarakat, Partai Politik LSM, media maupun institusi negara seperti Badan Pertanahan yang terkadang lebih bersifat adminstratif meskipun dalam perkembangannya dalam tubuh institusi sebagaimana dimaksud telah dibentuk suatu unit penyelesaian sengketa.

Demikian halnya pemaparan yang disampaikan oleh Ngesti D. Prasetyo selaku Ketua PP OTODA Fakultas Hukum Universitas Brawijaya mengungkapkan bahwa, konflik perkebunan di Jawa Timur sepanjang pengalaman advokasi PP OTODA sejak tahun 1999 menunjukkan bahwa konflik yang terjadi tidak semata-mata bertendensi pada aspek hukum maupun administrasi semata akan tetapi juga ada keterlibatan aktor Pemerintah, Pemerintah daerah, BPN, Perusahaan Perkebunan, LSM, Partai Politik dan media. Disamping itu dalam proses konflik yang terjadi juga dipengaruhi oleh adanya trigger baik yang lama maupun yang baru yang terkadang menyulut potensi konflik yang berujung pada tindakan fisik maupun anarkisme.

Berawal dari provokasi inilah jika tidak di antisipasi ataupun di kelola secara arif maka budaya kekerasan menjadi jawaban atas persoalan yang ada. Tentunya ketika poses konflik yang sedang berjalan maka dibutuhkan adanya suatu resolusi konflik agar nilai-nilai Hak Asasi Manusia dan demokratisasi berjalan secara beriringan dengan penegakan hukum yang akomodaif.

Dalam FGD terbatas tersebut dihadiri dari berbagai stakeholder antara lain akademisi, perusahan perkebunan, BPN, pegiat bantuan hukum, dan media. Hasil daripada diskusi dan eksplorasi informasi dimaksud diharapkan mampu menemukan model dan formulasi ampuh dalam penyelesaian konflik perkebunan di Jawa Timur baik secara mikro maupun makro.

Disamping itu salah satu tujuan daripada penelitian LIPI yang berlangsung di Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan dan berbagai daerah lain di Indonesia ini akan di sampaikan kepada Presiden RI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *