Munir Ada & Berlipat Ganda

Munir Ada

7 September Sepuluh Tahun yang lalu, MUNIR seorang pejuang Hak Asasi Manusia diracun dipesawat GA 974 pada saat akan melanjutkan studi S2 ke Belanda. Hingga Hari ini, kasusnya tidak pernah terungkap kebenarannya karena pelaku utama di balik kekejian itu belum tertangkap untuk diadili. Bahkan Pollycarpus, pelaku lapangan pembunuhan malah mendapatkan sejumlah remisi hukuman.

Pemerintahan SBY pernah mengatakan bahwa kasus Munir merupakan sebuah “Test Of Our History” yang mengisyaratkan bahwa kasus pembunuhan Munir, merupakan sebuah ujian terhadap sejarah Indonesia, ujian terhadap pejalanan sejarah penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia. 10 Tahun berlalu, pembunuhan terhadap Munir pada akhirnya tetap menjadi sebuah ujian yang tak kunjung terselesaikan, karena ketidak seriusan pemerintah dalam menyelesaikan kasus ini.

Namun perjuangan pengungkapan siapa sebenarnya pembunuh Munir masih tetap berlanjut, pembunuhan Munir yang mungkin dimaksudkan sebagai psywar dan gertakan kepada para pejuang HAM, pada akhirnya justru mengakibatkan timbulnya rasa kebersamaan dalam lingkungan pejuan HAM.

Kematian MUNIR, hanya sebuah tonggak untuk mengingatkan kita semua bahwa, disamping kasus MUNIR ada banyak pelanggaran-pelanggaran HAM lain yang terjadi masa lalu dan hingga sampai sekarang belum terselesesaikankan dan belum tercipta keadilan bagi para korban.

Untuk itu PP OTODA Fakultas Hukum Brawijaya, Teater Kertas, Teater Koboy, Teater Lingkar, Teater Lempung, dan Teater Kutub melaukan peringatan 10 Tahun kepergian saudara MUNIR, sebagai sebuah tonggak penegakan HAM di Indonesia.

Dalam peringatan kali ini kami meminta Presiden/Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf kalla untuk :

  1. Menuntaskan kasus Munir, dan kasus-kasus pelanggaran HAM lain yang terjadi di Indonesia.
  2. Menuntut seluruh aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelanggar HAM (Hak Asasi Manusia).
  3. Pemenuhan terhadap Hak Asasi Manusia di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Contact Person:
Reza Ilyasa (085646688573)
Mahda (082245370886)
#MenolakLupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *